PERAN MODAL SOSIAL SEBAGAI MEDIATOR LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN DI KOTA PADANG

  • Nabila Safira Telkom University
  • Andrieta Shintia Dewi Universitas Telkom

Abstract

Tingkat literasi keuangan di Kota Padang terbilang  rendah, sedangkan angka inklusi keuangan di Kota Padang cukup tinggi, hal ini menandakan bahwa  masyarakat yang menggunakan produk lembaga jasa keuangan sudah banyak, tetapi belum semuanya paham dengan produk yang mereka ambil, mereka belum memiliki cukup pengetahuan mengenai apa yang mereka gunakan. Oleh karena itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu melakukan perluasan edukasi dan sosialisasi guna meningkatkan angka literasi keuangan di Kota Padang. Dengan adanya modal sosial diharapkan akan menjadi mediator dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran modal sosial sebagai mediator hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan. Selain itu, penelitian ini juga meneliti efek tidak langsung dari literasi keuangan pada inklusi keuangan.


Populasi dari penelitian ini adalah seluruh penduduk Kota Padang yang berjumlah 5.382.077 jiwa pada tahun 2018. Pengambilan sampel dari penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 400 sampel. Penelitian ini mengadopsi dan menggunakan Sobel dan Kenny & Baron tes untuk menguji pengaruh mediasi modal sosial dalam hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terbukti modal sosial secara partial mampu memediasi hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan di Kota Padang.

Published
2019-01-31
How to Cite
SAFIRA, Nabila; DEWI, Andrieta Shintia. PERAN MODAL SOSIAL SEBAGAI MEDIATOR LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN DI KOTA PADANG. Jurnal Mitra Manajemen, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 29-43, jan. 2019. ISSN 2599-087X. Available at: <http://e-jurnalmitramanajemen.com/index.php/jmm/article/view/176>. Date accessed: 24 apr. 2019.